Ryan Cardio Blog

Jumat, 18 Juli 2025

Faktor Resiko HIV Dan AIDS Ubah Paradigma Tentang Simbol Tengkorak

 

Siapa yang tidak mengenal HIV? HIV menjadi salah satu penyakit yang berbahaya, karena belum ditemukan obat yang mematikan virus yang tertular. HIV ( human immunodeficiency virus) adalah virus yang menginfeksi sel darah putih dan merusak system kekebalan tubuh sehingga rentan diserang berbagai penyakit.

Ubah Paradigma Tentang HIV dan AIDS
dr.Asep Hendra
Kabid.P2P Kesehatan Kota Tasikmalaya

HIV yang tidak ditangani segera akan berkembang menjadi stadium akhir atau biasa dikenal dengan AIDS ( Acquired Immunodeficiency Syndrome) dimana pada tahap ini, kemampunan tubuh untuk melawan infeksi virus sudah hilang sepenuhnya. Jumat,16 Juli 2025 Diterangkan oleh Kabid P2P ( Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) dr.Asep Hendra diruang kerjanya menjelaskan,

 

“ salah satu faktor penyakit HIV AIDS terjangkit kepada seseorang, tidak hanya terfokus kepada hubungan yang tidak terkontrol, factor lainnya seperti jarum suntik, seringnya jajan diluar yang bukan pasangan suami istri dan lainnya, terkena cairan tubuh dari pasien HIV seperti transfuse darah,ASI ( air susu ibu), factor keturunan juga dapat ditularkan dari seorang ibu ke anaknya selama kehamilan dan persalinan dan hubungan seksual dengan pasien HIV,” Kata dr,Asep.

Dr.Asep pun menyarankan kepada masyarakat merubah paradigma atas pandangan kepada penderita HIV AIDS, yang selama ini tergambar symbol tengkorak, sekarang paradigma seperti itu harus dibuang jauh-jauh ,sekarang pita merah yang indentik dengan HIV/AIDS, lebih bersahabat, dan tidak banyak orang tahu apa arti dari pita merah yang menjadi symbol atau lambing AIDS, symbol ini mengartikan bentuk kepedulian dan dukungan pada mereka yang sedang berjuang melawan AIDS, yang biasa diperingati tanggal 1 Desember.

 Pada kebanyakan kasus, seseorang baru mengetahui bahwa dirinya terserang HIV setelah memeriksakan diri ke dokter akibat terkena penyakit parah yang disebabkan oleh melemahnya daya tahan tubuh secara terus menerus. Penyakit parah yang dimaksud antara lain diare kronis, pneumonia, atau infeksi pada otak.

Pengobatan HIV dan AIDS

Penderita HIV memerlukan pengobatan dengan Antiretroviral (ARV) untuk menurunkan jumlah virus HIV di dalam tubuh agar tidak masuk ke dalam stadium AIDS, sedangkan penderita AIDS membutuhkan pengobatan ARV untuk mencegah terjadinya infeksi oportunistik dengan berbagai komplikasinya.

Namun, hal ini perlu dilakukan secepatnya sebelum virus HIV semakin menurunkan kekebalan tubuh penderita dan menyebabkan penyakit penyerta yang lebih parah. Segera lakukan konsultasi jika dirasakan adanya keluhan seputar gejala HIV  Ingat, pahami gejalanya, cegah penularannya dan lakukan pengobatan yang tepat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar